Activity

  • Good Bendsen posted an update 5 days, 14 hours ago  · 

    Kali ini akan membahas seputar penyakit yang sedang marak terjadi merupakan Difteri. Sebagian bulan belakangan ini, Indonesia sedang dilanda wabah penyakit Difteri. Sebenarnya penyakit ini adalah penyakit lama. Melainkan Anda dapat melakukan pencegahannya dengan mencari Info tentang kesehatan si kecil, pria dan perempuan Bahkan vaksin penangkalnya malahan juga sudah ada. Vaksin untuk menangkal penyakit Difteri disebut dengan DPT. Tapi, penyakit ini dapat menyerang orang dewasa yang dulunya telah menerima vaksin Difteri. Kenapa demikian? Apakah orang dewasa perlu mendapatkan vaksin Difteri lagi? Perlu dikenal bahwa penyakit Difteri yakni penyakit yang menyerang hidung, tenggorokan, tonsil, dan kulit. Gejala permulaan Difteri amat mirip seperti radang tenggorokan. Sehingga banyak orang yang salah menanganinya.

    tipssehatku , karenanya cara pernapasan akan terganggu dan bisa menyebabkan kematian.

    Berita tentang kesehatan buah hati, pria dan perempuan tentang penyakit Difteri yang berikutnya ialah pemberian vaksin. Pemberian vaksin pada si kecil dikerjakan beberapa kali ialah sewaktu bayi masih berusia di bawah satu tahun, buah hati umur 18 bulan, si kecil kelas 1 SD, buah hati kelas 2 SD, dan si kecil kelas 5 SD. Lalu bagaimana dengan orang dewasa? Orang dewasa yang terkena Difteri kemungkinan besar karena tidak divaksin sewaktu masih buah hati-anak atau status imunisasi yang kurang lengkap. Sebagai pria dan perempuan yang telah dewasa, tentu Anda mesti mengecek kembali apakah Anda sudah pernah dikasih vaksin difteri atau belum. Seandainya belum maka segera diimunisasi untuk mencegah penyakit ini menyerang tubuh Anda.

    Sebenarnya pemberian vaksin Difteri sepatutnya dikerjakan tiap-tiap 10 tahun sekali. Orang yang berusia 19 hingga 64 tahun sebaiknya diberi vaksin Difteri sebanyak satu dosis. Orang dewasa yang belum pernah dikasih vaksin Difteri akan diberikan 1 dosis vaksin. Orang dewasa yang belum pernah diimunisasi sama sekali akan diberi 3 dosis vaksin dengan jarak 4 minggu sesudah dosis pertama untuk dosis kedua, dan untuk dosis ketiga dengan jarak 6 sampai 12 bulan setelah dosis kedua. Jika memang Anda atau orang di sekitar Anda belum diberi vaksin Difteri, maka lantas kunjungi puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk divaksin. Demikian isu tentang kesehatan si kecil, pria dan perempuan, semoga bermanfaat.

Skip to toolbar